PT Angkasa Pura (AP) I meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap orang-orang yang mencurigakan di Bandara Udara Internasional Juanda. Pasalnya, selama arus mudik Lebaran ini, ada beberapa kali ancaman ledakan bom dari calo yang tidak diperbolehkan berkeliaran di bandara.
Hal itu terungkap dalam paparan persiapan arus mudik di bandara oleh pjs General Manager PT AP I Teguh Widodo kepada Gubernur Jatim Soekarwo, di Ruang VIP Juanda, kemarin.
“Peningkatan jumlah penumpang mulai terasa H-5. Kita sudah melakukan penanganan masalah calo tiket, taksi liar, ojek, dan asongan,” bebernya.
Dia mengaku, gara-gara penertiban calon itu, tidak sedikit calo yang melontarkan ancaman akan meledakkan dan mengacaukan bandara. Untuk mengantisipasi itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pangkalan udara angkatan laut (lanudal) Juanda.
“Orang-orang yang mencurigakan sudah kami tangkap. Kami suruh membuat surat pernyataan tidak akan mengganggu di bandara,” tegas dia.
Selain mengawasi mobilisasi orang-orang mencurigakan di bandara, pihak AP meminta petugas di loket check in mencocokkan nama di tiket dengan KTP dan wajah pemilik tiket.
Untuk arus penumpang, dia melanjutkan, ada kenaikan 10 persen dibandingkan 2008, dengan 233 penerbangan per hari.
“Kita sudah siapkan antisipasi bila tempat parker maupun ruang tunggu penuh,” imbuhnya.
Gubernur Jatim Soekarwo menandaskan, pihak bandara harus meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama soal manifest penumpang, TKI (Tenaga Kerja Indonesia), dan kebersihan toilet.
“Jangan sampai pelayanan yang sudah baik selama satu tahun, gara-gara calo rusak dalam momen ini,” tegasnya.
Mantan Sekdaprov Jatim ini juga minta pengamanan terhadap barang-barang penumpang. Selama ini, masih ada keluhan barang hilang.
“Kalau memang ada barang penumpang di pos keamanan, tolong diumumkan supaya penumpang tahu. Jangan sampai menumpuk di pos keamanan,” pungkasnya.
Selain meninjau bandara, rombongan gubernur melihat arus mudik di Terminal Bungurasih. Hingga kemarin, sudah ada lonjakan penumpang 30 persen dibandingkan hari-hari biasa. Berikutnya, rombongan meninjau arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak dan Stasiun Kereta Api Surabaya Gubeng. (nis)
Source: http://www.harianbangsa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1177:calo-ancam-ledakkan-bandara&catid=50:hukum-kriminalitas&Itemid=66
No comments:
Post a Comment