Search This Blog

Tuesday, September 22, 2009

Estonian hacker telah membantah keterlibatan dalam serangan di Georgia


Di Estonia, tidak ada jaringan cyber-kriminal, yang bisa berpartisipasi dalam serangan cyber terorganisir di Georgia pada Agustus 2008, menurut Direktur Pusat Nasional untuk Pembangunan sistem informasi Hillar Aarelayd CERT.

"Kalau di Estonia benar-benar bertindak jaringan terorganisir ini cyber-penjahat, maka baik kita Kriminal Kepolisian Pusat, atau Keamanan Polisi telah menahan para peserta. Menurut informasi saya, tidak seperti itu yang terjadi," - katanya dalam siaran televisi negara Selasa.

Menurut Aarelayda, beberapa berada di server dan rumah Estonia komputer adalah perangkat lunak berbahaya, dan mereka masih bisa berpartisipasi dalam serangan pada situs-situs Georgia, tapi tanpa pengetahuan dan berlawanan dengan keinginan pemiliknya, kata RIA Novosti.

Pada Senin, seorang mantan CIA pakar keamanan cyber, John Bumgarner, yang sekarang bekerja di dalam organisasi Konsekuensi USCyber Unit (USCCU), untuk menilai ancaman dari kejahatan cyber, mengatakan bahwa sebagian besar dari cyber-serangan terhadap situs web pemerintah Georgia selama tahun lalu perang datang dari Estonia.

"Analisis kami menunjukkan bahwa estonia terkait dengan cyber-serangan di Georgia. Aku tahu persis siapa dan di mana estonia telah berpartisipasi dalam serangan, tapi seperti yang Anda tahu, aku tidak bisa mengungkapkan itu," - Bumgarner berkata dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Estonian Eesti Paevaleht. Setelah invasi tentara Georgia ke Ossetia Selatan pada awal Agustus 2008 untuk serangan hacker yang telah situs resmi Tbilisi. Secara khusus, diserang

Link Georgia Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Departemen Pertahanan, sejumlah departemen dan kementrian lainnya Georgia, kantor-kantor berita. Georgia, menyalahkan Rusia samping kekuasaan. Secara luas ddos-serangan itu tidak hanya Georgia, Ossetia Selatan dan situs, untuk melaporkan pertempuran. Secara khusus, untuk beberapa waktu sudah bisa diakses situs kantor berita Osinform dan Ossetia radio dan televisi, telah membongkar situs resmi dari Komite Negara Pers dan Informasi Republik Ossetia Selatan.

Direktur Pusat Penelitian forensik komputer University of Alabama di Birmingham, Gary Warner, sebelumnya mengatakan kepada media bahwa serangan terhadap situs-situs Georgia telah diselenggarakan oleh pihak berwenang Rusia, seperti diklaim oleh pihak Georgia, tapi hasilnya massa "populer" gerakan.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...