Istiyani Susriyati PT AHM, memberikan jawaban kongkrit dalam sesi tanya jawab.
Jakarta, 13 September 2009. Tak berlebihan jika mau dikatakan blogger adalah seorang penulis lepas yang menurut sifatnya adalah independent, ngeleyeh, suka-suka, namun demikian ia tetap bisa menjadi teman dengan perusahaan atau industri.
Demikian kesan utama yang dapat ditangkap dalam obrolan dan tanya jawab antara para penulis blog atau blogger dengan PT Astra Honda Motor pada saat acara buka puasa bersama di Sushi Tei, Plaza Senayan Jakarta, Jumat (11/9) lalu.
Hadir pada acara buka puasa bersama tersebut ada 15 orang penulis blog yang terdiri dari beberapa latar belakang penulisan, walaupun kebanyakan adalah penulis blog otomotif roda dua. Yang lebih menarik turut hadir seorang penulis blog kawakan, Wicaksono “Ndoro Kakung” yang dikenal sebagai bapak blogger nasional. Kehadiran Ndoro Kakung disini setidaknya saling melengkapi sekaligus mewakili Panitia Pesta Blogger.
Julius Aslan, Marketing Director PT AHM (kanan) duduk disebelah blogger Wicaksono Ndoro Kakung (tengah) dan Rudi Triatmono (kiri)
Pada kesempatan acara buka bersama tersebut terjadi obrolan santai dan akrab sambil menikmati hidangan makanan Jepang kelas atas. Terlihat pula pada saat itu beberapa pimpinan AHM setingkat General Manager hingga Marketing Director, Julius Aslan yang duduk berbaur dan ngobrol dengan jarak yang cukup dekat dengan para blogger.
“Jumlah blog di Indonesia konon sudah berjumlah 1,1 juta dan rekan-rekan blogger yang hadir disini setidaknya sudah kami anggap sebagai teman yang bisa memberikan informasi dalam banyak hal tentang AHM kepada masyarakat luas. Justru karena sifat blogger yang independensi, dan tak mau terikat dengan pihak manapun, maka kami harus mengakui bahwa blogger adalah mitra dan teman yang dapat menyampaikan aneka ragam informasi, ataupun produk AHM secara apa adanya, jujur dan lugas untuk ditulis dan disebarluaskan melalui internet kepada masyarakat tanpa ada pengaruh dari kami,” demikian ungkap Julius Aslan yang duduk berhadapan dengan SL.com.
Tanya-jawab semakin hangat ketika blogger Rudi Triatmono yang memiliki hits pengunjung mencapai 10 ribuan per hari menyampaikan beberapa komentar dan ulasan yang sering ia tulis di blog pribadinya khususnya tentang strategi marketing dalam industri sepeda motor. Namun demikian, terlihat pihak AHM tidak begitu terpancing secara emosional tapi mampu memberikan jawaban-jawaban yang okbjektif dan dapat diterima dengan akal sehat.
Demikian pula, ketika blogger Edo Rusyanto dan Ardy Purnawan Sani mengungkapkan masalah safety riding dan jumlah produksi motor yang konon malah menambah jumlah kecelakaan, dapat pula dijawab oleh PT AHM bahwa edukasi dan kampanye tentang safety riding sebenarnya sudah diberikan oleh PT AHM sejak tahun 2002 yang bekerjasama dengan beberapa instansi terkait untuk menekan angka kecelakaan nasional. Info lengkap baca artikel “Honda Pelopor Safety Riding.”
A.S. Tedjosiswojo PT AHM, memberikan penjelasan soal Honda Safety Riding
PT AHM sudah mengeluarkan sejumlah biaya dengan hitungan milyar untuk kampanye maupun pendidikan safety riding kepada masyarakat luas hingga ke pelosok daerah dengan berbagai cara. Namun demikian, soal kecelakaan akhirnya terpulang kepada “attitude” atau kesadaran dari pada pengendara motor itu sendiri.
Soal kesadaran dan perilaku masyarakat yang buruk tentang berkendara motor sebenarnya sudah berada diluar pengawasan industri maupun aparat kepolisian. Ibaratnya kita sudah dikasih tahu sejak dini kalau naik motor harus memakai helm, tapi masih banyak juga pengendara yang menyepelekan masalah helm ini. Saat lampu merah semua pengendara seharusnya berhenti, tetapi kenapa banyak juga pengendara motor suka nyelonong maju.
Visi PT AHM adalah senantiasa memposisikan Safety atau Keselamatan sebagai hal yang sangat utama, karena AHM sangat menghargai setiap nilai kehidupan manusia, maka dalam hal ini Honda percaya bahwa dengan meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan berkendara pada setiap individu (sejak dini) merupakan suatu langkah maju untuk menghindari atau mengurangi kecelakaan lalu lintas.
Bicara soal perilaku masyarakat dalam hal safety riding dan bagaimana memperbaiki perilaku pengendara motor sebenarnya adalah tanggung jawab dari semua lapisan masyarakat. Hal ini bisa dimulai dari keluarga, atau sekolah yang sudah harus membiasakan diri jika berkendara motor harus dengan cara dan teknik yang benar.
Demikian pula orang tua yang harus memberikan contoh, juga pihak aparat dan semua instansi bisa memberikan contoh yang baik dan benar, dan lain sebagainya. Demikian benang merah yang dapat dirangkum oleh SL.com ketika terjadi tanya-jawab soal safety riding, dan bagaimana sebisanya kita menekan angka kecelakaan nasional melalui cara berkendara motor yang baik dan benar.
Informasi soal Honda Safety Riding lebih banyak dipaparkan oleh Bapak A.S. Tedjosiswojo selaku Safety Riding Techinal PT AHM. Namun demikian kehadiran para petinggi PT AHM yang berjumlah 10 orang, jelas kelihatan mereka sangat kompak, dimana mereka bisa memberikan jawaban dan juga saling menguatkan, serta mampu memberikan semua informasi yang akurat di dalam sesi tanya-jawab tersebut. Sebut saja ada Julius Aslan, Istiyani Susriyati, Kristanto, Sigit Kumala, Agustinus Indraputra, Irwan Wibisono, dan personal petinggi AHM yang lainnya.
Adi Permadi bertanya tentang keluhan anggota milis HTML atau member forum yang tidak bisa terjawab. Harapannya PT AHM ikut berperan.
Lain cerita, ketika blogger Adi Permadi yang juga dikenal sebagai salah satu pengelola milis HTML dan forum www.honda-tiger.or.id dimana ia juga menyampaikan soal keluhan-keluhan dari para pemilik motor Honda yang kerap dibicarakan melalui milis dan forum internet.
Ternyata komentar ini mendapat tanggapan positif dimana PT AHM akan membuat sebuah saluran khusus yang bisa menampung keluhan masyarakat, khususnya untuk konsumen Honda. Artinya jika ada keluhan dari konsumen Honda yang dibicarakan di milis, atau forum blogger dan ini tidak bisa terjawab, maka setidaknya para moderator dari milis maupun blogger bisa meneruskan keluhannya melalui email resmi PT AHM.
Pada bagian dari akhir percakapan, Julius Aslan menyampaikan pesan soal input atau informasi penting soal motor yang benar-benar lagi dicari atau diminati oleh masyarakat Indonesia.
“Mohon kepada teman-teman blogger, kira-kira motor apa sih yang lagi dicari atau lagi diminati oleh masyarakat Indonesia, karena masukan-masukan dari para blogger ini akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk memproduksi motor yang memang benar-benar lagi dicari atau diinginkan oleh masyarakat Indonesia”, demikian hal yang terungkap pada bagian akhir pembicaraan sebelum acara pertemuan antara PT AHM dengan blogger ditutup.
Nah, soal pengakuan AHM yang mengatakan bahwa blogger adalah teman, sebenarnya hal ini telah terbukti jika AHM sudah menjalin hubungan baik dengan blogger sejak pertemuan awal sekaligus kunjungan blogger ke pabrik PT AHM pada tanggal 14 Februari 2009. Info lengkap baca artikel “AHM Open House: Get Insight With Blogger.”
SL.com sendiri mendapat kepercayaan dari PT AHM sebagai salah satu PIC (person in charge) untuk mengumpulkan sejumlah blogger dalam beberapa acara dan juga melakukan pertemuan dengan pimpinan PT AHM. Tidak heran jika didalam halaman blog www.stephenlangitan.com ini cukup banyak memuat artikel tentang Honda, karena memang demikian faktanya karena PT AHM membuka hubungan pertemanan dengan blogger. Mau tak mau SL.com menulis apa adanya.
Edo Rusyanto yang sangat concern soal Safety Riding. Berharap ATPM lain ikut merangkul para penulis blog.
“PT AHM memang smart, sudah merangkul blogger, bagaimana dengan ATPM yang lain ya?” demikian pertanyaan pendek yang dikemukakan oleh penulis blog Edo Rusyanto kepada SL.com ketika bertemu di parkiran motor basement Plaza Senayan.
Apa yang bisa dijawab oleh SL.com atas pertanyaan Edo ini, bahwa sebenarnya blogger siap menerima undangan dari pihak ATPM mana saja, kan status blogger 100% independen dan tidak terikat dengan pihak manapun.
Jadi, jika ada ATPM lain yang ingin bertemu dan menjalin silahturahmi dengan blogger, ya tentu saja hal ini akan sangat dihargai. Soal materi tulisan dan menyebarkan informasi, justru dalam hal ini blogger ingin sekali mendapatkan masukan atau penjelasan secara langsung dari pihak ATPM, dari pada hanya menulis karangan, menyebarkan berita gosip atau berita omong kosong.
Demikian obrolan singkat antara SL.com dengan Edo Rusyanto yang dikenal sebagai wartawan yang suka ceplas-ceplos dan sering bercanda. Pada kesempatan itu, bro Edo Rusia, demikian ia kerap dipanggil dan juga aktif dalam organisasi nirlaba RSA (Road Safety Association), menyebutkan ada beberapa nama kontak person dari beberapa nama ATPM lain. Nampaknya ia berkenan mau membuka hubugan dengan ATPM yang lain (red=selain dari PT AHM).
Terlihat jelas Edo mengendarai motor Yamaha Vi-Xion yang tentunya ia sangat berharap jika PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) berkenan menjalin silahturahmi dengan para penulis blog dalam rangka penulisan artikel-artikel Yamaha yang lebih objektif dan lebih transparan, demikian pula harapannya untuk ATPM Suzuki, Kawasaki dan juga ATPM yang lainnya. Semoga.
Foto sesi terakhir bersama pejabat PT AHM, sementara blogger yang lain sudah meninggalkan Restaurant Sushi Tei Plaza Senayan Jakarta (Jumat 11/09/2009).
Source: http://stephenlangitan.com/2009/09/14/pt-ahm-blogger-adalah-teman/
No comments:
Post a Comment