Search This Blog

Tuesday, September 22, 2009

Twitter: Ledakan Beritanya Mengalahkan Kecepatan Koran, TV, Bahkan Media Online Besar!

Jam 08:00 WIB pagi hari ini, Jum’at 17 Juli 2009, Twitter saya sudah dipenuhi update berita dari berbagai sumber tentang adanya ledakan di dua hotel terkemuka di kawasan Mega Kuningan yaitu Ritz-Carlton dan JW Marriot. Detik itu juga, saya yang sedang berada di kawasan Rasuna Said langsung membatalkan meeting saya yang rencananya diadakan di Mega Kuningan jam 09:00 pagi.

Dalam beberapa menit kemudian, saya sudah mendapat berita sumber ledakan, berapa jumlah korban terluka maupun meninggal, foto lokasi pengeboman, hingga kabar bahwa Manchaster United akan membatalkan kedatangan ke Jakarta, kunjungan dadakan SBY ke Mega Kuningan juga sumpah serapah para penonton TV yang mengecam gambar-gambar kameramen TV yang secara ekstrim menayangkan gambar korban yang terluka.

Tak hanya di kejadian ledakan Mega Kuningan pagi ini. Ketika Michael Jackson meninggal pun, saya mendapatkan ledakan beritanya via Twitter sekian jam lebih cepat dari media online dan TV, dan satu hari lebih cepat dari koran.

Ledakan berita di Twitter menyebar begitu cepatnya, mengalahkan berita di koran, TV dan media online terkemuka seperti Kompas.com, Okezone.com, bahkan Detik.com!

Trend pertumbuhan pengguna Twitter yang meningkat secara drastis belakangan ini, yang diperkirakan pertumbuhannya pararel dengan pertumbuhan BlackBerry di Indonesia adalah hal yang wajib dicermati para pemilik brand. Tak hanya kemampuannya dalam menyebarkan berita/viral lebih cepat, tapi juga dalam mengamati percakapan konsumen kita setiap harinya, menangkap insight dan mengamati behavior mereka.

Pengguna Facebook di Indonesia memang menggila, tapi melihat kecenderung konsumen Indonesia yang senang meniru, ledakan pengguna Twitter hanyalah soal waktu. Dari pengamatan selintas, pengguna Twitter yang aktif, secara perlahan berkurang tingkat keaktifannya dalam bersosialisasi di Facebook.

Dunia digital, sungguh tantangan luar biasa bagi para marketer. Mengikuti kecepatan perkembangannya saja perlu stamina, apalagi memikirkan bagaimana memanfaatkannya untuk kepentingan brand dan bisnis.

Sampai hari ini, Facebook masih menjadi lahan paling menantang para marketer, namun masih banyak yang tergagap gagap dengan perkembangan social media satu ini. Dan Twitter, menciptakan kegagapan berikutnya.

Selamat datang di dunia digital.

Source: www.virtual.co.id

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...